KISAH YANG ANEH

Chapter I
Oleh : Noorhilmi
 
 Manusia terlahir untuk berpikir dan mencari aku atas dirinya
    Segala sesuatu yang terjadi pada dirinya adalah lika liku dan
    Skenario yang sengaja diciptakan tuhan apakah kita sanggup
    Menjalaninya ,baik dan buruk adalah pilihan yang menjadi
    Fitrah dan ketetapan yang di berikan tuhan




Pagi itu tampak sepi berbeda dari kebiasan ,tidak nampak orang orang yang mencoba mendulang harapan untuk mengantungkan masa depan dengan cara bercocok tanam ,saat musim penghujan tiba merupakan suatu berkah yang tiada terhingga bagi para petani karena saat itulah semangat petani kembali membara untuk sesegara mungkin kembali bekerja entah itu disawah atau pun diladang ..tapi memang ada yang berbeda di pagi itu kelihatan tidak nampak para bapak dan ibu tani yang pergi ketempat pekerjaan mereka, entah karena pekerjaannya sudah selesai ataukah memang mereka sedang malas.
Itulah enaknya menjadi seorang petani mereka bisa bebas mau bekeja ataupun tidak apabila mereka sudah selasai menanam kemudian merawat dan apabila beruntung bisa mendapatkan panen yang melimpah tanpa harus berpikir saingan dan saling sikut diantara teman . tapi sayang jarang sekali ada orang yang berminat melakukan pekerjaan ini karena menganggap kerjanya susah dan hasil nya tidak seberapa padahal kalau dipandang bukan hanya dari segi materi pekerjaan ini merupakan bentuk pekerjaan yang paling mulia, para petani adalah nyawa bagi kehidupan umat manusia .
 Disaat semua orang sedang dirumah dan memilih untuk tidak pergi kesawah atau keladang tampak lah seorang pemuda yang sedang memikul bibit tanaman kapol (kapulaga) ,tanaman kapol adalah sejenis tanaman rempah yang sedang menjadi primadona di kampung itu ,hampir semua orang di kampung tersebut menanam tanaman tersebut bahkan ada yang mengubah fungsi lahan dari sawah dijadikan ladang untukk menanam tanaman tersebut ,pemuda yang memikul bibit kapol tersebut adalah seorang pemuda berdarah batak yang suka berpindah pindah tempat pemuda tersebut bernama ucok bijak,ucok bijak adalah seseorang yang boleh dibilang masih seorang pemuda walaupun sudah menikah dan memiliki dua orang anak karena usianya saat ini baru menginjak usia sekitar tiga puluh tahunan, si ucok adalah seorang pemuda yang mempunyai pola pikir yang berbeda dari orang pada di kampung itu, pada saat setelah lulus sma dia sempat bekerja di sebuah perusahan tekstil di kota bandung sebagai karyawan sambari bekerja dia juga nyambi jadi seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta jurusan ilmu bisnis tapi sayang kuliahnya tidak sempat selesai di karenakan masalah biaya, dia tidak sanggup membagi uang hasil kerja nya dengan biaya kuliah yang mahal ..dan pada ada akhirnya dia pun pulang kembali kekampung halamanya ,boleh dikata saat itu si ucok bijak seperti pemuda galau yang putus asa hidupnya luntang lantung gak jelas boleh dikata dia seperti seniman gagal atau budayawan galau ...hari harinya dilalui dengan penuh ketidak pastian ,hidupnya banyak diisi oleh hal hal yang tidak berguna ..semuanya itu dilalui bersama kedua orang sahabat   yang sama sama  merupekan pemuda pengangguran.





Bersambung..................ke  Chapter II